
Kamis, 23 Mei 2013
CERPEN
Foto : Sampul Buku karya Nuzula Fildzah Surabaya diguyur hujan sore itu walaupun tidak deras tapi sudah cukup membuat baju ini basah kuyup. Aku berlari menuju Halte di depan pintu masuk Rumah Sakit ...
Dibaca :
77
** “Halo….siapa ini”, Aku mengangkat panggilan masuk dari seseorang yang tidak kukenal. “Ni Bapak “, Kata suara dari seberang sana. “Oh…kok nomor hapenya ganti pak?…nggak bilang-bila...
Dibaca :
101
“LIHATLAH Ratri. Bahwa sepiring nasi goreng ini mengajarkan kita makna kehidupan dan cinta.” Ratri memperhatikan sepiring nasi goreng dengan taburan acar dan bawang goreng yang disodorkan Salman ...
Dibaca :
94
Purnama Siddhi di bulan Waisak di sebuah taman bernama Taman Lumbini pada tahun 623 Sebelum Masehi… Dari rahim Permaisuri dari Raja Suddhodana dari suku Sakya, Ratu Maha Maya Dewi terlahir se...
Dibaca :
104
Hari ini tidak seperti hari biasanya, masjid ramai dengan anak-anak yang mengaji. Saat hari libur seperti ini, anak-anak sudah memenuhi masjid sebelum adzan subuh berkumandang. Dari kejauhan, digelapn...
Dibaca :
108
Selasa 13-12-2011 Tepat jam 10.15.Pm Di malam itu, aku tiba di desa kurva begitulah orang-orang menyebut nama desa itu tak ada yang tau dari mana asal nama desa itu mungkin karena bentuk pulau ...
Dibaca :
139
Malam itu, kamu terbisu di ujung meja. Matamu hampa entah menatapi apa. Lengan kurus-tapi kekar-mu asik memainkan mulut gelas berisi air putih dingin yang telah kau tandaskan sekian menit lalu. Tidak ...
Dibaca :
140
Pesawat Merpati lepas landas dari Bandara haluole menuju bandara hasanuddin makassar. Saat itu, tepanya pkl 12.45 WITA kami mendarat dengan selamat di tujuan. Bukan kota makassar tujuan keberangkatank...
Dibaca :
70
Lamongan-Malang, 20 Mei 2013 Seperti hujan, aku meneteskan tiap kata ini dengan tulus. Pamatang ini tak tergantikan. Rumpun padi nan elok, jua seringai surya yang derma. Salam hangat desa yang selalu ...
Dibaca :
73
Sungguh aku sangat marah saat tau bahwa secepatnya akan di kawinkan dengan Tunanganku yang sungguh norak itu. sekarang sudah zaman perjuangan cinta bukan zaman Sitti Norbaya yang main Perjodohan p...
Dibaca :
82
“ey Ren, jadi gimana? mau bareng gue atau ngga?” tanya Leo padaku aku bingung, mau sih bareng kan lmayan ngirit ongkos. tapi entar pacarnya ngambek lagi deh..tapi akhirnya yasudahlah dari...
Dibaca :
180
Bagian sebelumnya: Tafakur di sudut sebuah kafe (bagian-1) http://fiksi.kompasiana.com/cerpen/2013/05/21/tafakur-di-sudut-sebuah-kafe-bagian-1-561845.html Semakin sore suasana kafe semakin ramai. Ki...
Dibaca :
133
Kejadian 20 tahun silam itu selalu teringat dalam otakku. Saat dengan jelas orang yang aku panggil nenek tertabrak mobil tak bertanggung jawab diseberang rumah kami. Setelah itu akh merasa sendiri kar...
Dibaca :
88
Pesawat dengan nomer togel penerbangan one-one-pek-yu itu mendarat mulus di bandara King Abdul Azis Jeddah, waktu menunjukkan pukul 20:30 waktu Saudi. Setelah pesawat berhenti total di landasan, sebua...
Dibaca :
200
- Mayasari wajahnya masih pucat. Ia pindah posisi dari berbaring kemudian duduk. “Saya nggak mengerti hukum. Terserah Pak David saja gimana baiknya,” kata Mayasari, “Handoko itu k...
Dibaca :
190
oleh: Kupret el-Kazhiem Kebebasan atas tindak keimanan tidak bisa serta merta membenarkan hak untuk berbeda pendapat. Otoritas agama dan agama terorganisir menggunakan alasan keterbatasan untuk mengun...
Dibaca :
79
www.wallpaperhi.com Cerita sebelumnya di Hijaberocker http://fiksi.kompasiana.com/cerpen/2013/05/20/are-you-ready-to-rock-557658.html Beranda depan rumah Hana terlihat berantakan dengan dibongkarnya...
Dibaca :
85
“Inilah takdir kita, semuanya telah kita lakukan tapi Tuhan tak mengizinkan kita untuk bersama. Semoga kau selalu bahagia dan kau akan tetap menjadi orang yang sangat berarti dalam hidup ku.” Ucap...
Dibaca :
158
Sungguh, mungkin perempuan itu lebih bahagia jika suaminya bunuh diri saja. Menyayat nadinya seperti anaknya dulu, atau mengeratkan lehernya dengan seutas tali dan menggantung dirinya hingga memucat...
Dibaca :
57
Beberapa tahun lalu, entah untuk yang keberapa kalinya, ketika kita menikmati asupan pinggir jalan kesukaan kita, engkau mengeluarkan secarik kertas dari tasmu. Kemudian perlahan engkau membuat beber...
Dibaca :
94