Back to Kompasiana
Artikel

Cerpen

Ria Napitu

Tetep Semangat n Maju pantang Mundur guyss

Keluarga Penuh dengan Cinta & Harmonis

OPINI | 23 April 2013 | 16:01 Dibaca: 442   Komentar: 2   0

Sebuah keluarga Bahagia bisa harmonis itu karna mempunyai CINTA yang sangat besar terhadap keluarganya,Dalam membina suatu keluarga yang Harmonis itu tidaklah mudah,tetapi harus penuh dengan kesabaran,mengalah,dan mampu membuat keadaan yang tentram di dalam suatu hubungan Keluarga.Di dalam keluarga tersebut yang mampu membuat suatu hubungan dalam keluarga yang Harmonis biasanya adalah seorang Pemimpin ( Ayah ),karna di dalam keluarga itu seorang pemimpin harus mampu memberikan yang terbaik dan menjadi contoh untuk anak – anaknya.Banyak hal yang perlu di perhatikan dalam membina sebuah keluarga yang Harmonis dan dapat menjadi keluarga yang bahagia yaitu Misalkan Mempunyai CINTA yang besar terhadap Keluarga dan Berusaha membuat keluarga tersebut menjadi sebuah Keluarga yang Harmonis,Betapa berartinya CINTA yang kita punya jika sebuah hubungan tersebut terjalin dengan baik.Kesederhanaan di dalam sebuah Keluarga yang Harmonis juga dapat menjadi sebuah panutan dan Kebahagiaan yang penuh dengan CINTA,

CINTA dan KEHARMONISAN dalam keluarga sangatlah diharapkan oleh semua kluarga,tapi itu semua tergantung bagaimana cara kita menjalani dan membuatnya menjadi sebuah keluarga yang Harmoni dan penuh dengan Cinta.Ketika kita berada dibawah / maupun mempunyai masalah yang sangat berat keluarga Tercinta akan selalu ada bersama dengan kita dan membantu serta mendukung kita agar dapat melewati smua masalah yang telah di hadapinya. Karna dalam sebuah keluarga itu harus saling terbuka antara satu sama lain,menerima baik buruknya sifat keluarga tersebut ,tapi itu semua kita dapat menagatasinya dengan CINTA dan HARMONI yang kita miliki.Begitu juga dengan saya sendiri……Saya sangat mengalaminya meskipun kita keluarga yang sederhana tanpa ke dua orang tua untuk memberikan kita CINTA,tapi semuanya dalam keluarga kami penuh dengan CINTA dan keluarga kami pun sampai saat ini begitu HARMONIS itu semua karna Berkat dan CINTA yang sangat besar yang dulunya telah di ajarkan oleh kedua orang tua kami.

Kebanyakan orang berfikir dalam keluarga yang Harmoni belum tentu ada CINTA yang sangat kuat / cinta sejati,ada juga dari keluarga yang sederhana tapi sangat mempunyai CINTA yang kuat untuk keluarganya.seperti yang kita lihat dalam Kisah CINTA sejati antara Habibie & Ainun yang mempunyai CINTA dan Keharmonisan dalam membina sebuah Rumah Tangga,dari yang tidak punya menjadi pemimpin Rakyat Indonesia dan itu semua dijalankan Penuh dengan Rasa CINTA,begitu banyak yang mereka lewati bersama tetapi diantara mereka ada yang mengalah agar dapat membina Rakyat Indonesia yang maju.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Nangkring Bareng Pertamina …

Maria Margaretha | | 29 August 2014 | 23:37

“Curhat Jokowi Kelelep BBM dan Kena …

Suhindro Wibisono | | 29 August 2014 | 16:40

Jose Mujica, Dihormati Meskipun Tidak Punya …

Putu Djuanta | | 29 August 2014 | 14:30

Kompasiana Nangkring bareng Sun Life: Kenapa …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 12:58

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Jogja Terhina, France Tidak Perlu Minta Maaf …

Nasakti On | 7 jam lalu

Rising Star Indonesia, ‘Ternoda’ …

Samandayu | 7 jam lalu

Yogya, Kamar Kos, dan Segarnya Es Krim Rujak …

Wahyuni Susilowati | 11 jam lalu

Doa untuk Mas Vik …

Aiman Witjaksono | 14 jam lalu

Kejadian di SPBU yang Bikin Emosi… …

Ryan M. | 17 jam lalu


HIGHLIGHT

5 Polusi Rumah yang berbahaya selain Rokok …

Hendrik Riyanto | 7 jam lalu

Tentang Mengusahakan Jodoh …

Adin_noel | 8 jam lalu

V2 a.k.a Voynich Virus (part 19) …

Ando Ajo | 9 jam lalu

Meninjau Konsistensi kehalalan Produk …

Donny Achmadi | 9 jam lalu

Gojlokan Dian Kelana, Membuatku Kecanduan …

Seneng Utami | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: