Fiksi
Lihat Profil    Jadikan teman    Kirim Pesan
Seorang Pria yang senang pada kata Cinta dan sedang belajar menuliskanya dengan indah untuk dibaca semua manusia; para pencinta! Penerjemah untuk Bahasa Inggris dan Italia ini sedang bekerja sebagai Kordinator Program Pada Lembaga Aceh Human Health Foundation (AHHF) di Banda Aceh. Kini aktif bersama para penulis muda Aceh di Forum Penulis Aceh DIWANA.
Perpisahan Hanyalah Romansa Sebuah Pertemuan
Bahagia Arbi
|  28 Juli 2010  |  15:27
82
49
5 dari 7 Kompasianer menilai Inspiratif.

Aku tak takut berpisah denganmu. Dan aku rela! Sunguh!

Ilustrasi Dari Om Google Nih

Ilustrasi Dari Om Google Nih

KITA sudah rasakan semua keindahan selama pertemuan yang nikmat ini. Untuk apa harus mengeluarkan air mata saat keindahan yang memenuhi seluruh kita ini menjadi padat berisi, kuat dan kokoh, dan eloknya hanya aku dan kamu yang mengerti?

Sudahlah sayang. Jangan sia-siakan nafasmu untuk memikirkan sakitnya perpisahan kita. Pikirkanlah bagaimana kenikmatan awalnya saja. Biarkan mereka yang lebih dulu hanyut dalam sakitnya rasa berpisah dan dilinangi air mata merasakan perihnya. Mereka tidak tahu apa-apa tentang hakikinya sebuah pertemuan kan?

Kali ini jangan katakan aku salah. Aku tak mau kau sebut tak tahu berterimakasih pada semua yang kau berikan. Aku tak pernah setuju itu. Kita saling merelakan semua yang kita miliki. Bahkan, aku telah hamburkan semua kekuranganku yang lucu itu menurutmu setiap kita sama tiba di atas puncak tertinggi dari rasa cinta kita.

Pertemuan, seperti kata para penganut aliran cinta klasik sering dianalogikan sebagai kewajiban. Sesuatu yang harus terjadi dengan paksa. Tapi, kita tak menganut paham kuno itu. Kita berpisah karena kita mau. Kita pergi menemukan jalan keindahan kita masing-masing yang akan membuat kita bisa gembira dan rasanya mampu memuaskan mauku dan maumu.

Kita bukan tak pernah memenuhi kemauan kita selama bersama. Hanya saja, kita telah berdiskusi panjang lebar sambil duduk berdua menikmati kopi terakhir untuk mengakhiri kebersamaan dengan satu alasan; kita sudah tak mungkin bersama!

“jika kita telah bisa tersenyum gugup, tersipu malu saat bertemu, maka esok hari kita harus tertawa lepas saat pertemuan itu harus kita akhiri pahit getirnya, sayangku! Semoga AiR MaTa yang keluar itu menjadi bentuk dari senyum kepuasan kita dalam wujud kepuasan psikologis aku dan kamu.”

Selamat berpisah sayang! Hentikan tangismu karena perpisahan hanyalah romansa sebuah pertemuan.


Tags: Selamat Tinggal, Cinta, Bahagia Arbi, Kompasiana

Sebarkan Tulisan:
Tanggapan Tulisan
28 Juli 2010 15:31
0

:D

28 Juli 2010 | 15:32
0

:P

31 Juli 2010 | 01:03
0

ouw..ketinggalan lagi gw…hik..hiks…biulangin keq ada tulisan baru…ane baca dulu yah

31 Juli 2010 | 01:06
0

aku tidak mau berpisah dari mu arbi….ku tak rela….tak rela…tak rela…

31 Juli 2010 | 13:30
0

28 Juli 2010 23:29
0

aku tidak mau kita berpisah sekarang arbiiii……ku tak mau…ku tak mau..ku tak rela..tak rela…

tuh..komentarmu 3 hari yg lau…hahahaha

28 Juli 2010 15:35
0

* SeLaMat BeRpiSah! Karena Perpisahan adalah ROMANsa pertemuan. * Ohya :?:

28 Juli 2010 | 15:39
0

iya..ee..ROMANo kemana ya? :P

28 Juli 2010 | 15:55
0

hmmm msh berpetualang ke pantai pulorida sepertinya :P

28 Juli 2010 | 16:00
0

oo…masih disana ya, pd hal sudah ada fotonya kemarin,,, :P

28 Juli 2010 | 16:00
0

iya dia masih betah katanya :mrgreen:

28 Juli 2010 | 16:05
0

tadi dia sma abang mi, dia bilang kangen ma RHM….mo YM entar malam..hahahahhaaa

28 Juli 2010 | 16:11
0

hahahahhahahahhaha gitu ya, salam balik deh :P

28 Juli 2010 | 21:12
0

dia dah online tuh mi…katanya km gak ada..hahahhaa

28 Juli 2010 | 21:17
0

hahahhahahha ami udah dari tadi kali,…

28 Juli 2010 | 21:21
0

oo..hahahahhaa

28 Juli 2010 16:00
0

bahkan aku telah hamburkan…….
setiap kita sama dipuncak tertinggi cinta kita..

aha..arbi sungguh metamorfosa yang indah…

28 Juli 2010 | 16:05
0

hanya kita yg tahu metafor ini kan CINTA…? :)

28 Juli 2010 | 16:12
0

yup…..hanya kita yang tahu…….cuma kita..

28 Juli 2010 | 21:12
0

pasti kita yg bisa bedakan semua rasanya..bukan mereka CINTA.

28 Juli 2010 16:18
0

Perlu waktu untuk bisa melupakan kebersamaan serta keindahan ini…..ohhh sayangku…..

28 Juli 2010 | 21:13
0

iya cinta. i miss u.

28 Juli 2010 | 21:20
0

miss u 2 cinta…..

28 Juli 2010 | 21:34
0

semoga km sehat disana cinta.

28 Juli 2010 | 21:36
0

Alhamdulillah cinta insyaAllah……..

semoga juga denganmu di sana…………..

28 Juli 2010 | 21:39
0

jangan begadang ya? entar demam lagi cinta.

28 Juli 2010 | 21:43
0

he he he…tahu aja….

yesss…..gak bandel lagi kok cinta…

28 Juli 2010 | 22:22
0

janji ya, jangan ulangi lagi salah yg lalu ya cinta?

28 Juli 2010 | 22:32
0

janji…janji…..cinta…

ya udah aku off dulu cinta…..crazy tired….hmmmmm

sdah malam di sini…nite cinta……….

28 Juli 2010 | 23:17
0

iya cintaku…have a nice dream…really miss that moment.

28 Juli 2010 16:19 via Mobile Web
0

Duh megangin dadaku dulu ya

28 Juli 2010 | 21:14
0

teruslah menulis budi..hahahaa

28 Juli 2010 16:40
0

Bang, tap dulu yaaa….. :)

28 Juli 2010 | 17:08
0

Hikhikhikhik…. pisah ya? mgkn itu yg terbaik…. :cry:

28 Juli 2010 | 21:15
0

iya, mungki yg itu jalan menuju kebahagian masing2, Lia. :((

28 Juli 2010 16:41
0

ada pertemuan pasti ada perpisahan… manusia adalah sendiri dalam kesendirian namun selalu ada cinta yang selalu mendampingi…

28 Juli 2010 | 21:16
0

definitely! i love your words…

28 Juli 2010 16:48 via Mobile Web
0

Perpisahan adalah senyum yang tertunda

28 Juli 2010 | 16:54
0

;)

28 Juli 2010 | 21:17
0

Kine…salam tuk risty..:)

DM | ;)

28 Juli 2010 17:43
0

makin romantis aj ne bang, eheeemmmm makin idem euy ahahhaaha :D
lanjutkan abang :D

28 Juli 2010 | 21:18
0

melanjutkan utk menyamakan rasa sepi, oke! heheheehhee

28 Juli 2010 18:40
0

waw,,romantis abis mas,,,so jgn pernah menyesal pada pertemuan yg berakhir dengan perpisahan,,,coz pertemuan akan terulang lg,,,hehhe,,^_^

28 Juli 2010 | 21:18
0

lizz..pasti demikian. Semoga! thanks yaaa..:)

28 Juli 2010 23:29
0

aku tidak mau kita berpisah sekarang arbiiii……ku tak mau…ku tak mau..ku tak rela..tak rela…

28 Juli 2010 | 23:32
0

lalu? maumu apa? kan semalam sudah sepakat begitu…saat kita habiskan segelas kopi terakhir..masing2 kita. kok sekarng berubah lagi!!! gak ah! tetap pisah..kan cintaku dri seberang sana sdh menanti.

.hahahahahaaa

30 Juli 2010 16:56
0

duhh… sedihnya… i know her feeling…

30 Juli 2010 | 17:09
0

iya..makasih.

31 Juli 2010 00:58
0

come and go… selamanya akan begitu… salam kenal bang Arbi.. :D

31 Juli 2010 | 01:02
0

makasih, salam kenal juga

Tulis Tanggapan Anda
Guest User
Search:
Kompasiana Muda Blogshop
Copyright 2008 - 2010