Fiksi
Lihat Profil    Jadikan teman    Kirim Pesan
Seorang Pria yang senang pada kata Cinta dan sedang belajar menuliskanya dengan indah untuk dibaca semua manusia; para pencinta! Penerjemah untuk Bahasa Inggris dan Italia ini sedang bekerja sebagai Kordinator Program Pada Lembaga Aceh Human Health Foundation (AHHF) di Banda Aceh. Kini aktif bersama para penulis muda Aceh di Forum Penulis Aceh DIWANA.
Pasukan Berinisial K Merampas Ayahku #2
Bahagia Arbi
|  30 Juli 2010  |  09:55
77
38
6 dari 9 Kompasianer menilai Inspiratif.

Ilustrasi Dari Om Google Nih

Ilustrasi Dari Om Google Nih

BEBERAPA tetangga berhamburan ke dalam rumah. Mereka adalah ibu-ibu.dan langsung memeluk ibuku bersamaan dibarengi tangisan. Aku tak melihat satu pun laki-laki. Aneh! Mungkin saja para lelaki masih diselimuti ketakutan. Atau mereka sedang menunggu keadaan benar-benar aman untuk bisa keluar rumah. Ini selalu menjadi kebiasaan setiap penculikan terjadi di sebuah desa maupun kota selama konflik bersenjata ini berlangsung di tanah kelahiranku. Laki-laki selalu menjadi sasaran amukan pasukan penculik setiap sasaran yang mereka cari sedang tak ada di rumah karena telah bersembunyi atau pergi setelah mendapatkan informasi kalau lelaki itu sedang diincar sebagai korban. Aku tahu cara pasukan penculik itu bekerja. Sangat tahu!

“Diamlah kak, tenang dulu. Sekarang tidur aja.” Seorang perempuan yang sudah separuh baya mencoba menenangkan ibuku.

“Saya tak mungkin bisa tenang. Suami saya akan dibunuh para iblis itu. Mereka pasti sedang mengiris-iris tubuhnya.” Ibu menimpali dengan tatapan mata penuh emosi.

Suara ayam berkokok sudah terdengar. Dan sebentar lagi suara azan Subuh akan terdengar. Dan ibu, aku, serta beberapa wanita itu masih menunggui kami. Kedua adikku sudah tertidur. Dan aku tak bisa tidur. Wajah Ayah masih jelas terbayang dalam benakku. Kata-kata terahirnya yang sempat kuingat tidak banyak. Hanya beberapa kalimat saja.

“Seorang laki-laki itu harus berani menghadapi apapun dan tak ada kata “takut” dalam otaknya. Kamu anak pertama dalam keluarga kita dan sudah menjadi tanggung anmu jika Ibu dan adik-adikmu diganggu orang lain.”

Aku masih ingat kata-kata itu hingga sekarang.

*****

Esok harinya suasana kampung kami menjadi ramai. Rumahku dipenuhi banyak orang. Hampir semua warga berdatangan. Sebuah keadaan yang begitu memilukan. Paling pilu. Mungkin berita Koran saat itu kira-kira begini; Seorang Donatur Terbesar Aceh Merdeka Diculik sekelompok OTK! Selalu saja kata OTK menjadi seksi di Koran-koran setiap pembunuhan, perampokan, dan penculikan terjadi di tanah yang paling kucinta itu selama dijadikan DOM (Daerah Operasi Militer). Dan OTK, orang tidak kenal adalah label untuk pelaku yang sebenarnya adalah para pasukan yang dikirim Indonesia untuk membunuh, menculik, merampok, bahkan memperkosa wanita-wanita Aceh!


Sebarkan Tulisan:
Tanggapan Tulisan
30 Juli 2010 10:14
0

Jue darah taingat masa nyan Tgk

30 Juli 2010 | 10:21
0

butei, tapi harus ta tuleih..bah jitupue kiban jra tanyoe lei awak indonesia.

30 Juli 2010 | 10:31
0

*Roaming

30 Juli 2010 | 10:36
0

mo tahu artinya?

ZA : mendidih darah kita bila ingat kejadian2 itu teman.
BA: benar, tapi harus ditulis, biar Indonesia tahu betapa kita menderita saat itu.

30 Juli 2010 | 11:08
0

asyik, makasih bang ;)

30 Juli 2010 | 11:09
0

asyik, makasih bang ;)

30 Juli 2010 | 19:10
0

sama2 ami

30 Juli 2010 10:26
0

mengharukan…….. :|

30 Juli 2010 | 10:34
0

iya Bud…akan ada lagi #3 sampai #10..tunggu ya?

30 Juli 2010 | 10:45
0

wuaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa tidaaaaaaaakkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkk hahahahhaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa

30 Juli 2010 | 19:10
0

tunggu aja yaaa..

30 Juli 2010 10:39
0

iya, mengharukan….

30 Juli 2010 | 10:40
0

tunggu kelanjutannya..makasih dah singgah disini.

30 Juli 2010 10:40
0

wow!!! jayahmu hebat!!! kata-katanya luar biasa!!!

30 Juli 2010 | 10:42
0

pasti! ayah saya paling hebat dibandingkan teman2nya yg sekarang menjadi Gubernu..Bupati dan wakil bupati..dan juga anggota dewan di ACEH! kalau ayah saya masih hidup. semua mereka akan disembelih!

saya akan sembelih mereka jika Aceh masih dibuat seperti sekarang, you will see!

30 Juli 2010 | 11:09
0

I believe you will!!

30 Juli 2010 10:52
0

“Seorang laki-laki itu harus berani menghadapi apapun dan tak ada kata “takut” :arrow: mi suka ini :!:

30 Juli 2010 | 14:28
0

iya.

30 Juli 2010 11:06
0

Lho? Kok udah seri 2. Lari dulu baca seri 1…

30 Juli 2010 | 14:28
0

tapi, belum baca. hehe

30 Juli 2010 11:46
0

ngeri

30 Juli 2010 | 14:28
0

dulu

30 Juli 2010 13:06
0

Kali ini saya melihat orang tersenyum yang sangat saya kagumi pada keduanya yaitu BA-ML-BA
Yang jelas semangatnya tidak tergoyahkan saya percaya itu

Seorang laki-laki itu harus berani menghadapi apapun dan tak ada kata “takut” dalam otaknya. Kamu anak pertama dalam keluarga kita dan sudah menjadi tanggung anmu jika Ibu dan adik-adikmu diganggu orang lain.”

Aku masih ingat kata-kata itu hingga sekarang.

Saya percaya kalimat diatas tak akan pernah terlupakan oleh BA.

Terus berkarya dan tetap semangat.

30 Juli 2010 | 14:29
0

terimakasih.

30 Juli 2010 14:47
0

sadis sekali……

30 Juli 2010 | 14:56
0

sangat!

30 Juli 2010 19:05
0

Aduh, sedih sekali. Jadi ingat berbagai cerita senada yang saya dengar waktu tugas di Bener Meriah. Dalam perjalanan sempat masuk-masuk ke bukit-bukit sampai di Cot King (Bukit Janda).
Beberapa pernyataan mereka saya quote dalam laporan saya. Sedih nian :-(

30 Juli 2010 | 19:11
0

iya..berarti sempat kerja dengan kak Syamsidar dong mbak?

30 Juli 2010 22:41
0

keteladanan sikap seorang Ayah yg luar biasaaaa…..!!!!

30 Juli 2010 | 23:47
0

iya ani. mks.

31 Juli 2010 01:38
0

nyata yah om ? pribadi ? :(

31 Juli 2010 | 12:14
0

iya..nyata banget.

31 Juli 2010 14:15
0

sadiiiiissssssss,…………..

31 Juli 2010 | 14:38
0

sangat.

31 Juli 2010 14:30
0

jadi ini true story about ur father?…..Im so sorry…
maaf sahabat, kamu gak pernah cerita…

cerita yg sangat menyedihkan…

31 Juli 2010 | 14:38
0

sama2 sari.

2 Agustus 2010 17:17
0

kenapa sesama harus menghancurkan sesama? lom ngerti mluncur ke tkp 3

2 Agustus 2010 | 18:11
0

iya…

Tulis Tanggapan Anda
Guest User
Search:
Kompasiana Muda Blogshop
Copyright 2008 - 2010