Back to Kompasiana
Artikel

Novel

Arii Purwati

civics education and law

Resensi Novel “Bidadari-Bidadari Surga”

OPINI | 06 March 2013 | 21:44    Dibaca: 2377   Komentar: 0   0

Kerja keras bersyukur dan iklas itulah makna yang dapat dipetik dari novel yang berjudul “Bidadari-bidadari Surga”. Novel karya Tere Liye ini mengisahkan perjuangan seorang gadis dilembah Lahambay untuk bisa membantu ibunya agar keempat adiknya tetap sekolah. Sementara gadis itu rela untuk berhenti sekolah untuk meringankan beban orang tuanya dan mempunyai banyak waktu menambah penghasilan. Gadis itu bernama “Laisa” dan keempat adiknya Dalimunte, Wibisana, Ikanuri dan Yashinta. Laisa selalu mengajarkan kepada adik-adiknya untuk selalu kerja keras, kerja keras, dan kerja keras.

Cerita yang diangkat dari kisah nyata ini, sangat mengharu biru. Gadis yang hingga akhir hayatnya tak juga mendapatkan jodohnya ini, diceritakan begitu sangat iklasnya dia menerima takdirnya, yang tak mendapatkan jodohnya karena bermasalah dengan fisiknya. Laisa tetap tegar menghadapi nasibnya, dia tetap bisa berbuat banyak untuk tegar mengadapi nasibnya, dia tetap bisa berbuat banyak untuk penduduk di desanya dengan keterbatasannya itu yang membuat banyak orang mencibirnya itu.

Sungguh banyak hal yang dapat kita pelajari dalam novel ini, tentang bagaimana kita sebagai manusia yang sudah sepatutnya bersyukur kepada sang pencipta dengan apa yang telah Dia berikan kepada kita.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kiswanti dan Inspirasi Cerdaskan Anak Negeri …

Gapey Sandy | | 27 May 2015 | 15:56

Paradigma Pondok Pesantren di Era …

Harry St Bagindo | | 27 May 2015 | 10:52

S1 Tanpa Skripsi: Proses Awal Penggabungan …

Hany Ferdinando | | 27 May 2015 | 14:26

Membayangkan Teknologi Hybrid Isi Ulang …

Yayan Sofyan | | 27 May 2015 | 10:41

Sambutlah: Kompasiana Baru 2015 yang Lebih …

Kompasiana | | 20 May 2015 | 19:02


TRENDING ARTICLES

Fahri Hamzah ‘Menenggelamkan KPK’ …

Jubir Darsun | 5 jam lalu

Sepp Blatter Biang Korupsi FIFA …

Zen Muttaqin | 7 jam lalu

Istana Presiden Ternyata Bangunan Ilegal …

Elde | 7 jam lalu

Apa Maunya KDI 2015? …

Hanisha Nugraha | 11 jam lalu

Rumah Ahok Digeruduk Tengah Malam …

Ifani | 11 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: