Back to Kompasiana
Artikel

Novel

Arii Purwati

civics education and law

Resensi Novel “Bidadari-Bidadari Surga”

OPINI | 06 March 2013 | 21:44 Dibaca: 2361   Komentar: 0   0

Kerja keras bersyukur dan iklas itulah makna yang dapat dipetik dari novel yang berjudul “Bidadari-bidadari Surga”. Novel karya Tere Liye ini mengisahkan perjuangan seorang gadis dilembah Lahambay untuk bisa membantu ibunya agar keempat adiknya tetap sekolah. Sementara gadis itu rela untuk berhenti sekolah untuk meringankan beban orang tuanya dan mempunyai banyak waktu menambah penghasilan. Gadis itu bernama “Laisa” dan keempat adiknya Dalimunte, Wibisana, Ikanuri dan Yashinta. Laisa selalu mengajarkan kepada adik-adiknya untuk selalu kerja keras, kerja keras, dan kerja keras.

Cerita yang diangkat dari kisah nyata ini, sangat mengharu biru. Gadis yang hingga akhir hayatnya tak juga mendapatkan jodohnya ini, diceritakan begitu sangat iklasnya dia menerima takdirnya, yang tak mendapatkan jodohnya karena bermasalah dengan fisiknya. Laisa tetap tegar menghadapi nasibnya, dia tetap bisa berbuat banyak untuk tegar mengadapi nasibnya, dia tetap bisa berbuat banyak untuk penduduk di desanya dengan keterbatasannya itu yang membuat banyak orang mencibirnya itu.

Sungguh banyak hal yang dapat kita pelajari dalam novel ini, tentang bagaimana kita sebagai manusia yang sudah sepatutnya bersyukur kepada sang pencipta dengan apa yang telah Dia berikan kepada kita.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Melihat Peternakan Nyamuk di Loka Litbang …

Nurlaila Yusuf | | 18 December 2014 | 14:47

Bunga KPR Turun, Saatnya Beli Rumah? …

Rizky Febriana | | 18 December 2014 | 11:44

Kompasiana Drive&Ride: “Tantangan …

Kompasiana | | 16 December 2014 | 17:35

Rangkuman Foto: Menyusuri Monumen Penting di …

Bisurjadi | | 18 December 2014 | 14:42

Ikuti Blog Competition ”Warna Warni Indah …

Kompasiana | | 24 November 2014 | 10:50


TRENDING ARTICLES

Seleb yang Satu Ini Sepertinya Belum Layak …

Adjat R. Sudradjat | 7 jam lalu

Konyolnya Dokumen Hoax Kementerian BUMN Ini …

Gatot Swandito | 7 jam lalu

Menyoal Boleh Tidaknya Ucapkan “Selamat …

Dihar Dakir | 8 jam lalu

Presiden Jokowi Mesti Kita Nasehati …

Thamrin Sonata | 10 jam lalu

Pilot Cantik, Menawan, dan Berhijab …

Axtea 99 | 14 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: