apa yang kucari dari terjagaku
kekayaankah?
kepuasankah?
mengisi waktu kosongkah?
atau ada hal lain yang aku sendiri tak mampu menterjemahkannya?
mengapa disaat semua terlelap aku masih saja mengajak mata ini terjaga
tak mampukah aku membiarkannya menikmati apa yang menjadi haknya?
perjalanan ini begitu panjang
likunya sebanyak detik yang tak terkejar, tak pula meninggalkan
apa sesungguhnya yang kucari
ketenangankah?
kedamaiankah
atau aku hanya mencari keberkahan yang belum mampu kusentuh maknanya disaat usiaku semakin membarat
keremajaanku telah usang
bocah kecil itu kini telah beda
meninggi membelah udara yang dulu tak mampu diraihnya
tapi mengapa hingga sekarang masih saja aku tertunduk
tak seperti mereka yang bisa dengan bangga membusungkan dada keberhasilannya
akukah sang gagal?
atau akukah sang penjemput kemenangan yang tertunda
telinga ini telah aku tulikan
mata inipun telah aku butakan
rasa malu yang selalu membayangi kinipun berangsur tergusur tergantikan daya upaya teriring doa
demi apa?
entahlah,
aku hanya pelaku naskah yang dirahasiakan
berdiri dibumi yang mati namun menghidupkan
aku hanya ingin menjadi kaki langit, yang suatu saat akan mengisi kekosongan-kekosongan dengan rapatnya dzikir dan doa-doa