Terkadang aku tak mengerti dengan hati ini, Apa yang membuat aku selalu ingat kamu……………….
Senyum mu…? Ah biasa aja ! Kau tersenyum sama seperti orang lain tersenyum, saat hatinya gembira atau saat mereka menyapa.
Canda mu… ? nggak lucu -lucu amat ! Kau bercanda sama seperti mereka sekedar mencairkan suasana yang kaku.
Tawa mu…? Soal ketawa kau memang jagonya ! tak cukup dunia ini mengurai tawa mu. Ketawa mu ber intonasi. Ha..ha..ha.. itu ketawa lepasmu saat kau membaca sesuatu yang teramat lucu. He..he..he… ketawa mu yang tertahan karena tak sepenuhnya memenuhi selera humormu. Untuk hal ini Aku mengakui kau mampu membuat hatiku senang.
Debat mu… ? Laksana politisi kawakan saat kau berdebat, adu argumen, menjabarkan dengan detail kebijakan pemerintah, protes undang - undang ini - itu. Aku selalu mendengarkanmu walau aku sendiri tidak menyukai perdebatan apalagi soal politik.
Rasa berbagi mu… ? Dengan segala kemampuan yang ada, kau curahkan semua ide cemerlang mu. Tak jarang pujian selalu kau terima, Hati kecilku pun berkata kau pantas menerima semua ini.
Semua inikah yang membuat hatiku melabuhkan cinta ? Seakan tak cukup waktu aku selalu ingin berjumpa denganmu. Kadang siang, kadang malam atau bahkan pagi - pagi kusapa dirimu. Hhmm cinta sudah membuatku gila ! bahkan tergila -gila padamu.
Kompasiana….. semua isi hatiku sudah tercurah hanya untukmu. Bukan hanya aku yang mencintamu tapi ribuan orang, bahkan mungkin jutaan orang yang mencintaimu. Aku sangat menyadari kau bukan milikku seorang… tapi milik kami bersama. Izinkan aku mencintai kamu say !