Lahir dan dibesarkan PALEMBANG, melarat di tanah jawa
Ku buka pintu kamar mu
Aku terpaku menatap mu sedang terlelap
Aku terdiam seribu bahasa
Seakan tak percaya kini ku telah dewasa
Rasanya baru kemarin sore
Anak ku
Gadis ku
Sayang ku
Ku lihat kau bermain sepedah sambil tertatih tatih
Dulu aku memandikan mu
Kau telanjang dengan riang
Ku guyur seluruh tibuh mu
Ku usap dengan sabun di setiap lekuk tubuh mu
Kini kau telah menjadi gadis kecil ku
Aku pun tlah tak bisa menyanyikan lagu penghantar tidur mu
Kau tersipu malu ketika ku tatap wajah mu
Terkadang aku iri pada mama mu
Yang masih bisa tetap menghantar tidur mu
Sedangkan aku
Aku menjadi sesuatu bagi mu
Aku berada di kamar mu pun kau malu
Aku ini Ayah mu nak……..????
Andai waktu bisa kembali
Ku ingin tetap dapat menyanyikan lagu itu
Seperti mama mu…………………….
Selamat tidur gadis kecil ku
Besok pagi kita akan berangkat bersama
Ku antar kau sampai gerbang sekolah
“Selamat Tinggal” Kemiskinan, Sabda Sang Kepala …