Telunjuk membimbing mata kepada rembulan, seperti kata-kata membimbing jiwa pada kebenaran. Tetapi telunjuk bukanlah rembulan dan kata-kata bukanlah kebenaran. Hidup adalah menyusun aksara menjadi makna.
Kenakan gaun pengantinmu yang putih kemasan
Baringkan tubuhmu pada ranjang berbantal dua bersprei hijau
Lalu
Aku hanya akan duduk di kursi di depan easel
Menemanimu menjaga lentara seperti perempuan-perempuan kuno dalam cerita
Menarikan kuas yang basah berminyak
Menghirup aromanya yang semerbak
Dan terbius kecantikan aroma itu
Aroma gaunmu
Aroma cat
Aroma kanvas
Menyatu
Dan aku terbius kecantikan aroma itu
Kupinjam jiwamu
Dan aku paku pada kanvas
Dan kaupun abadi
————————
Sumber gambar: http://www.alibaba.com/product-free/100201130/Girls_with_a_Red_Lantern.html
“Selamat Tinggal” Kemiskinan, Sabda Sang Kepala …