Back to Kompasiana
Artikel

Puisi

Puisi Blogger tentang Koruptor

OPINI | 25 February 2013 | 09:48 Dibaca: 407   Komentar: 0   0

Koruptor sudah menjadi hal paling seru dibicarakan baru-baru ini. Bagaimana tidak? pelaku koruptor semakin meningkat (lebih banyak) saja. Bahkan sepertinya kemampuan mereka menjadi koruptor semakin lebih baik dan hebat tak terduga. Namun apalah daya masyarakat kita, apalagi saya yang hanya jadi seorang blogger pemula, yang hanya bisa menuliskan kekesalan ini melalui tulisan yang tak pernah dibaca hati para pelaku koruptor.

Daripada Jadi Koruptor
Lebih Baik Jadi Blogger Daripada Jadi Koruptor

Menjadi lebi baik bukan prioritas utama seorang koruptor masa kini, mereka hanya terobsesi dengan kekayaan untuk men-jadi banyak uang dan harta daripada melayani masyarakat. Tentu saja ini berlawanan dengan kampanye-kampanye politik saat pemilihan itu dilaksanakan. Inilah yang disebut penipuan terhadap masyarakat. penipuuuuuuuu !!!! #Geramku.

Pantas saja Blogger secara prinsip memiliki pandangan buruk terhadap koruptor. Seperti halnya dikutip dalam sebua forum diskusi para blogger. Mereka menyatukan pendapat “ Saya Lebih Baik Jadi Blogger Daripada Jadi Koruptor“. “wuiisss” maju blogger ! … merdeka :D

Kumandangkan  : Puisi tentang  ”Saya Lebih Baik Jadi Blogger Daripada Jadi Koruptor” adalah karya Septa Fariza - SMP Negeri 2 Semarang dan saya sedikit menambahkan beberapa kata ciri khas blogger…

Koruptor. . .Kau sangat menyengsarakan
Kau membiarkan rakyat menderita
Kau membiarkan rakyat terlantar
Lebih baik berhentilah jadi koruptor !!!

Hey Koruptor
Apakah kau tidak menyadari ?
Perbuatanmu merugikan orang lain
Juga merugikan dirimu sendiri
Lebih baik jadi Blogger saja !!!

Koruptor adalah bedebah
Kau adalah sampah masyarakat
Kau adalah tikus yang memakan uang rakyat
Dan aku lebih baik jadi Blogger

Koruptor Apakah kau akan terus begini
Menjalani hidup seperti ini
Tidak memikirkan orang lain
Jadilah lebih baik untuk bangsa

Koruptor Semoga kau sadar
Atas perbuatanmu sendiri
Semoga, di negeriku ini
Tak ada koruptor lagi

Saya lebih baik jadi blogger
Lebih teramat baik menulis
Sangat baik jadi seorang blogger
Daripada saya menjadi koruptor…

Memang tidak mudah menjadi lebih baik jika tidak ada ketulusan. Koruptor akan tetap merajalela di tana air indonesia ini, selama pikiran dan kemunafikan serta keserakaan dalam hati setiap pemimpin belum juga di “delete”. Delete? ya benar, dihapus !!! Bagaimana caranya? nah itu dia yang harus kita bahas bersama.

Bagaimana Men-Jadi Lebih Baik Daripada Jadi Koruptor ? sobat kompasiana berikan tanggapan…

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Sejoli Penghuni Pulau Cengkeh (Cangke) …

Asri Salam | | 22 October 2014 | 13:56

Happy Birthday Kompasiana …

Syukri Muhammad Syu... | | 22 October 2014 | 18:24

[BALIKPAPAN] Daftar Online Nangkring bersama …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 11:00

Geliat Predator Seks di Medsos …

Muhammad Armand | | 22 October 2014 | 14:12

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Calon Menteri yang Gagal Lolos …

Mafruhin | 11 jam lalu

3 Calon Menteri Jokowi Diduga Terlibat Kasus …

Rolas Jakson | 11 jam lalu

Suksesi Indonesia Bikin Iri Negeri Tetangga …

Solehuddin Dori | 11 jam lalu

Bocor, Surat Penolakan Calon Menteri …

Felix | 12 jam lalu

Fadli Zon dan Hak Prerogatif Presiden …

Phadli Hasyim Harah... | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Andaikan Tak Ada Qurban …

Giyat Yunianto | 7 jam lalu

Antrian di Serobot, Piye Perasaanmu Jal ? …

Goezfadli | 7 jam lalu

Kasus Kekerasan Terhadap Anak, Buah dari …

Ade Faulina | 7 jam lalu

#TerimaKasihSBY …

Bagus Eka Putra | 8 jam lalu

Jalangkung dan Rejeki …

Arif Meftah Hidayat | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: